6 Langkah Sebelum Membuat Keputusan Untuk Membuka Usaha Sendiri

Perhatikan hal yang harus dipersiapkan saat akan mendirikan usaha agar sukses. Dan penuhi apa saja yang diperlukan bagi seorang pelaku wirausaha untuk memulai sebuah bisnis baru ini.

Apakah anda sudah yakin bahwa anda siap untuk berusaha keras menjadi seorang wirausaha sukses?

Coba anda pastikan lagi dengan mengisi pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui seberapa siap diri anda menjadi pengusaha sukses.

Apakah Yang Perlu Diperhatikan Dalam Merintis Usaha Baru

Tapi memulai sebagai seorang wirausaha dengan menjalankan bisnis sendiri harus berdasarkan keputusan yang tepat.

Hal ini dikarenakan menjadi entrepreneur bukan untuk setiap orang. Setidaknya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar seseorang bisa memulai sebagai seorang wirausaha.

Tips Sebelum Memulai Bisnis Sendiri
Untuk meyakinkan diri anda bahwa pilihan sebagai wirausaha adalah jalan yang tepat, maka sebaiknya anda menjawab beberapa pertanyaan ini agar bisnis tidak berhenti ditengah jalan, bahkan anda bisa menjadi wirausaha sukses.

Seorang wirausaha baru biasanya datang dari beberapa latar belakang seperti :

  • Mahasiswa yang baru lulus kuliah
  • Pengangguran yang mencoba peruntungan dengan membuka usaha sendiri
  • Karyawan swasta atau negeri yang ingin beralih segmen sebagai wirausaha mandiri
  • atau juga melakukan sebuah pekerjaan sampingan atas karir utama di perusahaan atau kantor.

Daftar orang-orang diatas biasanya secara umum tidak memiliki latar belakang sebagai pengusaha.

Bisa saja diantara kelompok diatas ada yang memiliki pengetahuan teori mengenai apa itu entreprenership, bagaimana cara menjalankan bisnis dengan benar, apa yang harus dilakukan agar dapat sukses sebagai seorang pengusaha, dan lainnya. Tapi belum tentu mereka mampu menjalankannya pada situasi yang nyata.

Namun latar belakang yang belum pernah menjalankan bisnis sendiri, bukan menjadi penghalang menjadi pengusaha dari nol yang sukses besar. Karena seorang wirausaha yang berhasil dapat terjadi dikarenakan banyak hal diantaranya :

  • Bisa membaca peluang yang ada
  • Memiliki visi yang jelas
  • Kerja keras
  • Siap menghadapi tantangan
  • Keberuntungan

Namun menjalankan usaha sendiri pada dasarnya memiliki resiko yang tidak kecil. Kegagalan ada hal yang paling ditakuti oleh setiap calon wirausaha mandiri.

Salah satunya tentu saja kehilangan uang modal investasi yang telah ditanamkan karena tidak bisa dikembalikan.

Apalagi bila uang tersebut berasal dari pinjaman teman, kerabat, keluarga dan lainnya.

Kegagalan sebuah usaha modal kecil, tanpa modal atau lainnya dapat disebabkan beberapa hal.

Agar bisnis tidak berhenti ditengah jalan, sebaiknya anda memulai dengan hal sederhana seperti mengetahui penyebab kegagalan sebuah bisnis.

Seperti pepatah yang sering disebutkan, sedia payung sebelum hujan. Dimana sebaiknya mempersiapkan diri sebelum melakukan pekerjaan tertentu agar siap menghadapinya.

Menarik untuk dibaca :  8 Langkah Memulai Usaha Baru untuk Pemula agar Sukses

Termasuk dalam soal berbisnis. Belajar menjalankan bisnis adalah salah satunya. Namun ada hal yang lebih penting lagi yaitu mengetahui seberapa jauh pesiapan yang telah anda lakukan sebelum menjalankan bisnis tersebut.

Dan berikut ini beberapa pertanyaan yang sebaiknya anda jawab sebelum berpikir untuk memulai memulai bisnis atau eralih haluan dari seorang karyawan menjadi pengusaha.

1.Apa Motivasi Memulai Bisnis Baru

Yang harus dilakukan seseorang ketika merencanakan bisnis adalah mengetahui motivasi membuka usaha baru.

Anda bisa bertanya pada diri sendiri, apa motivasi anda sebenarnya saat akan menjalankan bisnis sendiri.

Ada yang menjawab tidak ingin memiliki atasan yang selalu memberi perintah. Ada juga yang sudah bosan menghadapi kemacetan setiap hari pada saat berangkat dan pulang kerja. Tidak sedikit yang menjawab ingin memiliki kebebasan finansial.

Namun motivasi ingin menjadi bos atau menghasilkan uang yang banyak pada umumnya bukan alasan yang layak untuk mulai bisnis sendiri.

Seorang wirausahawan sejati memulai sebagai pengusaha dengan alasan untuk memperbaiki hidup seseorang dan bisa memberikan kontribusinya terhadap dunia.

Apapun motivasi yang anda miliki bisa beragam, namun anda harus pastikan bahwa anda benar-benar memilki alasan untuk memulai bisnis sendiri.

Karena tanpa ada motivasi yang kuat, bisa saja anda kehilangan semangat ketika menghadapi masalah atau kesulitan dan tidak ingin meneruskan kembali usaha tersebut.

2. Apakah Ilmu Yang Dimiliki Telah Cukup

Ilmu adalah langkah memulai bisnis yang harus dimiliki setiap orang untuk menjalani hidup termasuk dalam soal mengejar peluang usaha.

Bisnis yang akan dimulai harus memiliki dasar ilmu yang sesuai dan mencukupi.

Tanpa ilmu yang tepat, maka bisnis akan segera bangkrut seumur jagung karena anda tidak mengerti bagaimana menghadapi kendala teknis, management, persaingan dan keuangan.

Periksa kembali seberapa besar ilmu yang telah anda kuasai untuk menjalankan bisnis tersebut.

Lihat dari berbagai sisi terutama berdasarkan dengan rencana bisnis yang akan dijalankan.

Menarik untuk dibaca :  5 Karakter Pengusaha Sukses Yang Harus Dimiliki Agar Bisnis Berhasil

Apabila ilmu yang dimiliki masih kurang, anda bisa menunda pembukaan bisnis anda sampai anda memiliki kemampuan dan skill yang cukup.

3. Apakah Sudah Mengetahui Seluk Beluk Bisnis Yang Akan Dimulai

Bagaimana cara menyiapkan dan memulai sebuah usaha? Ilmu dan mengetahui cara kerja bisnis yang akan anda jalankan adalah kuncinya.

Setiap jenis bisnis memiliki ciri tersendiri. Bisnis mkanan tentu saja akan memiliki karakteristik yang berbeda dengan usaha di bidang otomotif. Anda harus paham apa yang harus diketahui oleh bisnis kecil, cara membuka usaha sendiri di rumah.

Begitu juga dengan buka usaha warnet akan memiliki pola usaha yang berbeda dengan jasa perbaikan komputer. Dan pastinya berbeda dengan cara membuka usaha kecil-kecilan.

Biasanya perbedaan terletak dari bagaimana usaha tersebut melayani kebutuhan pelanggannya.

Dengan ciri tersebut maka akan ada perbedaan pula pada pola management, keuangan, promosi dan lainnya.

Oeh karena itu, melihat dan mengamati bisnis milik orang lain (notabene adalah pesaing) yang sama dengan usaha yang akan dijalankan sangat penting.

Perhatikan bagaimana pesaing mengelola bahan baku, mengatur ruangan, memeberikan layanan pada pelanggan, bagaimana prosedur pemesanan barang atau jasa dan lainnya.

Apabila bisnis yang akan anda jalankan masih memiliki banyak kendala, ada baiknya usaha tersebut ditunda atau bisa jadi dibatalkan.

4. Bagaimana Bisnis Akan Dijalankan

Cara memulai usaha baru bagi seorang wirausaha adalah mengetahui proses yang akan dilakukan sejak pertama kali melangkah untuk menjalankan bisnis. Anda sudah mengerti bagaimana konsep memulai usaha baru dengan semua detilnya.

Perhatikan jenis jenis resiko yang akan dihadapi oleh seorang wirausaha. Mengerti faktor yang harus diperhatikan wirausaha dalam memilih bidang usaha tertentu.

Memiliki rencana bisnis atau business plan adalah keharusan. Data yang digunakan dalam sebuah business plan haruslah akurat dan bisa disesuaikan dengan kondisi yang nyata. Telah menguasai faktor teknis apa yang dilakukan seorang wirausahawan dalam melihat peluang usaha akan mengurasi kesalahan saat usaha telah mulai dijalankan.

Karena bila menggunakan data yang asal-asalan, tentu akan menipu anda dimasa depan karena melihat angka yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Menarik untuk dibaca :  3 Cara Menemukan Peluang Usaha Yang Kreatif Untuk Jangka Panjang

5. Seberapa Tegar Anda Menghadapi Masalah Dan Persaingan

Persiapan mental memulai usaha sangat penting, karena anda akan menghadapi situasi dan kondisi baru.

Masalah adaah bagian dari kehidupan manusia dan pastinya selalu ada dalam bisnis. Masalah yang timbul pada saat menjalankan bisnis tidak akan pernah habis setiap harinya.

Dan hampir tiap hari akan ada masalah yang timbul. Lalu apakah and sudah siap untuk mengahdapi permasalahan yang akan timbul dikemudan hari pada saat bisnis sudah berjalan?

Sebenarnya kekuatan seseorang menghadapi masalah bisnis tergantung pada bagimana orang tersebut memaknai “masalah” tersebut.

Apabila “masalah” tersebut lebih dianggap sebagai batu ganjalan dripada sebuah tantangan, maka semangat seseorang akan mudah habis pada saat ada masalah yang timbul.

Namun bila masalah lebih dianggap sebagai tantangan dn ujian untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan skill, maka anda akan selalu senang dan siap untuk menjalankan usaha tersebut dalam jangka wangku yang lama.

Karena kesenangan melakukan sesuatu dapat berubah menjadi sebuah hobi yang tidak akan habis kesenangan, tenaga dan waktu untuk mengerjakannya. Aplagi bila didorong dengan motivasi yang kuat.

6. Apakah Siap Untuk Letih Dan Kurang Tidur

Sebagai seorang entrepreneur, biasanya tidak memiliki jam kerja yang tetap setiap harinya. Kadang jam kerja bisa mulai ketika orang lain sudah pulang kantor.

Bisa juga jam kerja hanya 2 atau 3 jam setiap harinya. Tapi kadang juga jam kerja bisa lebih panjang dibandingkan dengan mereka yang bekerja sebagai karyawan.

Oleh karena itu, kesiapan menghadapi pola kerja yang tidak teratur namun tidak lupa dengan target harus anda miliki sejak bisnis belum dimulai.

Pada saat memulai usaha, bisa saja anda akan kaget dengan poa tersebut, tapi lama-lama anda akan mulai terbiasa.

Siapkan mental dan pola pikir yang kuat menghadapi banyak perubahan pada awal berjalannya usaha, adalah sangat penting.

Dengan menjawab pertanyaan diatas sebelum anda memulai bisnis sendiri, bisa menjadi patokan seberapa anda siap untuk bertarung menghadapi ujian mengejar peluang usaha di dunia nyata. Selamat mencoba!

Bagikan Artikel Ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *