Peluang Bisnis Rumahan : Cara Ternak Ulat Hongkong

Cara Ternak Ulat Hongkong – Jika anda ingin membuka usaha rumahan anda bisa mencoba bisnis pakan burung. salah satunya adalah ternak ulat hongkong. Peluang usaha ternak ulat hongkong ini ternyata untuk anda yang memiliki modal kecil juga bisa mencobanya.

Mengapa Ulat Hongkong Merupakan Peluang Bisnis Rumahan Yang Menguntungkan Untuk Diternakkan?

Cara Ternak Ulat Hongkong

Cara ternak ulat Hongkong dan perawatannya tidak sulit serta biayanya pun relatif mudah. Peluang bisnis jenis ini begitu menggiurkan dengan modal kecil akan tetapi bisa untung besar. ini juga tidak membutuhkan keahlian khusus atau profesional sebab pemula pun bisa terjun dalam bisnis bidang ini.

Baca : Bagaimana Cara Ternak Lovebird Agar Bertelur Dengan Cepat dan Banyak Untuk Bisnis

Ulat hongkong ini menjadi kekerluan bagi para pecinta burung untuk pakan peliharaannya. Maka tidak heran jika para peternak ulat hongkong ini sukses juga karena tingkat permintaan yang tinggi dari pecinta burung.

Ulat hongkong saat ini telah banyak dibudidayakan di daerah jawa timur dan juga di Jawa Tengah. Ada pembudidaya yang bisa memanen sampai dengan 3 – 4 kuintal dengan harga Rp.20.000 tiap Kg. Dan dalam satu pekan bisa menjadapatkan untung jutaan rupiah.

Tentu saja sangat menggiurkan bukan? Tidak hanya itu, ulat hongkong juga tidak begitu rumit dalam mengelolanya. Pada umumnya anda hanya tinggal memastikan supaya ulat hongkong cukup makan serta tidak terkena sengatan suhu yang begitu panas atau dingin.

Usaha ini begitu cocok untuk dijadikan salah satu usaha rumahan ataupun bisnis sampingan disela aktifitas rutinitas anda.

Bagaimana Cara Ternak Ulat Hongkong Yang Benar?

Hal yang harus anda siapakan pertama kali untuk bisnis ulat hongkong ini yaitu wadahnya atau tempat hidup ulat hongkong itu. Untuk tempatnya berupa box bisa terbuat dari bahan kayu ataupun bahan plastik. Selanjutnya siapkanlah bekatul.

Bekatul tidak hanya berguna sebagai makanan, namun juga berfungsi untuk menjaga suhu supaya terus lembab. Tempat ulat hongkong harus selalu lembab karena si ulat tidak dapat bertahan dalam suhu yang panas maupun terlalu dingin.

Nah, untuk pemilihan induk anda bisa mencari kumbang yang dewasa. Sesuaikanlah jumlah kumbang pada setiap box penyimpanannya. Makanan utamanya beri saja kentang, potongan roti ataupun buah apel juga boleh.

Buah apel dan kentang berlaku sebagai pakan utama sebab pakan tersebut mengandung air yang cukup banyak jika dibandingkan pakan yang lain tujuannya supaya induk tidak mengalami kekurangan air.

Masa Pemeliharaan Ternak Ulat Hongkong

Sesudah masa pemeliharaan dalam waktu 3 bulan ataupun 90 hari maka selanjutnya akan muncul ulat ulat putih yang sebenarnya merupakan kepompong. Kepompong -kepompong seperti inilah yang nantinya akan menjadi kumbang.

Penting Dibaca : Peluang Usaha Bagi Pemula : cara Ternak Lovebird Yang Praktis

Akan tetapi perlu anda ketahui jika ulat dewasa yang terlambat jadi kepompong dapat memakan kepompong jika ketersediaan pakan kurang dijaga. Lebih baik anda memisahkan antara ulat hongkong dewasa dengan kepompongnya.

Sesudah beberapa hari selanjutnya barulah kepompong – kepompong itu menjadi kumbang. Kumbang- kumbang itu selanjutnya dipelihara pada kotak berisi bekatul dengan perbandingan 3 hingga 4 gelas kumbang dengan dedak sebanyak 2 Kg.

Beberapa hari selanjutnya akan muncul telur – telur ulat itu. Saring telur serta dedak tersebut sampai nantinya akan tersisa kumbang tersebut. Dan kumbang tersebut kemudian diletakan pada kotak dedak lainnya. Lakukan dengan cara berulang sampai kumbang tidak lagi bertelur serta mati dengan sendirinya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *