8 Cara Mengetahui Apakah Ide Bisnis Anda Bagus Atau Tidak

Memulai usaha baru menjadi keinginan semua calon wirausaha, baik yang sudah pengalaman maupun bagi pemula. Namun ketika akan segera memulai bisnis tersebut, seringkali ada pertanyaan, “apakah ide bisnis ini bagus?”, “apakah ide usaha ini akan berhasil?” dan pertanyaan yang sejenisnya. Pertanyaan tersebut muncul dikarenakan kekhawatiran karena takut gagal di tengah jalan. Berikut ini beberapa tips yang perlu anda ketahui cara mengetahui apakah ini bisnis yang kita miliki adalah bagus atau tidak.

Ide Bisnis

Mencari Ide Usaha Baru YangBagus

Membuka bisnis baru memang tidak boleh asal-asalan, walaupun anda berusaha menjalankan peluang usaha kecil minim modal. Karena tanpa pertimbangan dan perencanaan, dikhawatirkan usaha anda akan gagal ditengah jalan. Mungkin karena modal yang and agunakan adalah kecil anda tidak merasa kehilangan terlalu besar. Namun waktu yang telah anda lewatkan merupakan salah satu kerugian yang juga harus diiperhitungkan.

Baca Juga : 10 Syarat Yang Harus Anda Pertimbangkan Agar Usaha Baru Berhasil

Baca Juga : 6 Pertanyaan Yang Harus Anda Jawab Sebelum Memulai Usaha Baru

Bagaimana Cara Mengetahui Bahwa Ide Bisnis Baru Anda Bagus?

Ada beberapa faktor yang perlu anda pertimbangkan untuk mengathui apakah ide usaha anda bagus atau tidak agar usaha tidak gagal ditengah jalan.

  1. Bisnis Yang Mampu Memecahkan Permasalahan.
    Salah satu faktor utama dalam mendapatkan ide bisni barua dalah, apakah ide usaha tersebut mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada disekitar market anda.

    Banyak yang menganggap bahwa PERMASALAHAN ADALAH HAMBATAN, mungkin anda harus merubah paradigma tersebut menjadi PERMASALAHAN ADALAH PELUANG. Contoh, ketika harga barang yang dijual dalam satuan kuantitas (kg, gram atau ons) semakin mahal dan sulit untuk dibeli oleh konsumen.

    Mungkin anda bisa menjual barang yang sama dengan harga yang lebih terjangkau namun dalam kuantitas yang lebih kecil. Sehingga konsumen masih mampu mendapatkan produk yang sama dengan jumlah uang yang mampu dibelanjakan.

    Dengan kemampuan anda memberikan solusi terhadap orang banyak, maka diharapkan akan ada orang yang membutuhkan produk atau jasa anda yang notabene mereka adalah calon konsumen anda sendiri.

  2. Mengetahui Ada Calon Pembeli Produk atau Jasa
    Membuka usaha untuk menjual produk atau jasa tanpa ada pembeli, adalah kegiatan yang sia-sia. Karena bisnis merupakan kegiatan jual beli dan mencari keuntungan. Tanpa ada pembeli, maka apapun yang anda jual tidak akan laku, dan tentu saja anda tidak akan mendapatkan keuntungan./li>
  3. Jumlah Keuntungan
    Keuntungan adalah yang dicari dalam menjalankan usaha. SEmakin besar keuntungan yang anda peroleh, maka akan semakin bagus ide bisnis yang anda miliki. Karena apabila bisnis anda hanya menghasilkan keuntungan uang sangat minim dan tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarga sehari-hari, maka anda hanya menghabiskan waktu saja.
  4. Mengerti Cara Mengelola Usaha
    Anda harus memiliki pengetahuan dan keahlian dalam menjalankan calon usaha baru anda. Tanpa memiliki skill yang diperlukan, maka dipastikan suaha anda akan segera bangkarut. Apabila anda memiliki skill dalam hal perbengkelan, dan tidak mengerti mengenai masak-memasak, sebaiknya hindari usaha kuliner.

    Karena dipastikan anda tidak akan mendapatkan sentuhan yang lezat terhadap makanan atau minuman yang anda jual. Tentu saja, selanjutnya calon pembeli tidak akan pernah kembali untuk membeli dari anda.

  5. Mengetahui Tingkat Perrsaingan
    Kompetitor atau pesaing merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam hal keberlangsungan usaha. Persaingan yang ketat biasanya akan membuat anda harus bekerja lebih keras agar selalu mendapatkan pembeli dan meraih keuntungan.

    Biasanya persaingan usaha yang terlalu ketat (bahkan cenderung tidak sehat) akan berdampak pada tingkat pendapatan atau keuntungan yang cenderung minim. Semakin ketat usaha, keuntungan akan semakin tipis, bahkan bisa membuat para pebisnis di sindustri yang sama akan merugi.

  6. Memiliki Kesiapan Modal Uang Yang Memadai
    Ada beberapa jenis usaha yang membutuhkan modal uang baik dalam jumlah yang besar ataupun kecil. Mungkin hal ini tidak akan terlalu berpengaruh apabila anda sedang menjalankan usaha minim modal dan anda memiliki banyak uang.

    Usaha baru umumnya tidak akan langsung mendapatkan laba di bulan pertama. Biasanya hal dini dikarenakan masih belum banyak konsumen yang megnetahui bisnis anda, konsumen yang masih ragu terhadap produk yang anda jual, atau karena faktor diskon serta potongan harga yang besar diberikan diawal bisnis.

    Biasanya modal yang dibutuhkan adalah sebesar 3 bulan biaya produk dan operasi. Contoh, anda memiliki usaha yang membuthkan biaya produksi atau operasi sekitar 5 juta, maka sebaiknya anda mempersiapkan dana cadangan minimal 3 x 5 juta, yaitu 15 juta rupiah.

  7. Membuka Usaha Di Waktu Yang Tepat
    Waktu atau moment membuka usaha dapat menentukan kondisi keuangan yang anda miliki. Apabila anda membuka jualan produk mainan disaat pendaftaran murid baru, tentu saja usaha anda tidak akan cepat mendapat perhatian. Dikarenakan orang tua lebih disibukkan untuk mempersiapkan dana untuk biaya sekolah bagi anak-anak mereka.

    Ketika pendapatan diawal membuka usaha tidak sesuai harapan atau tidak mencukupi untuk menutup biiaya operasi sebulan, maka usaha anda bisa terganggu, dan dikhawatirkan keberlangsungan usaha akan segera mendapatkan masalah serius.

  8. Kesiapan Fisik dan Mental Dalam Menghadapai Kompetisi
    Membuka usaha baru seringkali menghadapi masalah baru, situasi baru yang mungkin tidak pernah anda bayangkan sebelumnya. Merpersiapkan diri baik dari segi fisik, mental dan kesabaran akan dapat membantu anda agar tidak kaget ketika menghadapai situasi yang benar-benar tidak pernah anda duga. SEmakin anda siap menghadapi situasi baru, maka nalannya usaha akan lebih mudah karena anda telah memiliki banyak ide dan rencana lain agar bisnis tetap berjalan dengan lancar.

Dengan menggabungkan kombinasi faktor-faktor pertimbangan diatas, maka anda dapat menilai sendiri apakah ide yang akan anda jalankan adalah bagus atau tidak. BAgaimana dengan pengalaman anda dalam menjalankan usaha? Silahkan berbagi di komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *