6 Pertanyaan Penting Sebelum Memulai Bisnis Sendiri Yang Harus Dijawab

6 Pertanyaan Penting Sebelum Memulai Bisnis Yang Harus Anda Jawab – Tahun baru 2015 baru saja dimulai. Sebuah tanda yang sangat cocok untuk mulai melakukan banyak hal termasuk usaha. Apakah anda juga sedang mempersiapkan diri untuk memulai bisnis baru yang akan segera diluncurkan sebagai pengusaha baru? Apakah anda sudah yakin bahwa anda siap untuk berusaha keras menjadi seorang wirausaha sukses? Coba anda pastikan lagi dengan mengisi pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui seberapa siap dri anda dan jenis usaha anda untuk dimulai.

Bisnis Baru Diawal Tahun Baru

Tahun baru yang baru saja dimulai memang merupakan waktu yang sangat tepat untuk mulai menjalankan bisnis baru. Dengan memulai dari awal tahun, maka perjalanan bisnis akan lebih mudah untuk dianalisa berdasarkan berjalannya waktu. Tapi memulai sebagai seorang wirausaha dengan menjalankan bisnis sendiri harus berdasarkan keputusan yang tepat. Hal ini dikarenakan menjadi entrepreneur bukan untuk setiap orang. Setidaknya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar seseorang bisa memulai sebagai seorang wirausaha (baca : Sifat Dimiliki Oleh Pengusaha Sukses) .

Tips Sebelum Memulai Bisnis Sendiri
Untuk meyakinkan diri anda bahwa pilihan sebagai wirausaha adalah jalan yang tepat, maka sebaiknya anda menjawab beberapa pertanyaan ini agar bisnis tidak berhenti ditengah jalan, bahkan anda bisa menjadi wirausaha sukses.

Seorang wirausaha baru biasanya datang dari beberapa latar belakang seperti :

  • Mahasiswa yang baru lulus kuliah
  • Pengangguran yang mencoba peruntungan dengan membuka usaha sendiri
  • Karyawan swasta atau negeri yang ingin beralih segmen sebagai wirausaha mandiri
  • atau juga melakukan sebbuah pekerjaan sampingan atas karir utama di perusahaan atau kantor.

Daftar orang-orang diatas biasanya secara umum tidak memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Bisa saja diantara kelompok diatas ada yang memiliki pengetahuan teori mengenai apa itu entreprenership, bagaimana cara menjalankan bisnis dengan benar, apa yang harus dilakukan agar dapat sukses sebagai seorang pengusaha, dan lainnya. Tapi belum tentu mereka mampu menjalankannya pada situasi yang nyata.

Namun latar belakang yang belum pernah menjalankan bisnis sendiri, bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk bisa sukses sebagai seorang wirausaha. Karena seorang wirausaha yang berhasil dapat terjadi dikarenakan banyak hal diantaranya :

  • Bisa membaca peluang yang ada
  • Memiliki visi yang jelas
  • Kerja keras
  • Siap menghadapi tantangan
  • Keberuntungan

Bagaimana Cara Menjadi Wirausaha Sukses Semua Peluang Bisnis

Namun menjalankan usaha sendiri pada dasarnya memiliki resiko yang tidak kecil. Kegagalan ada hal yang paling ditakuti oleh setiap calon wirausaha mandiri. Salah satunya tentu saja kehilangan uang modal investasi yang telah ditanamkan karena tidak bisa dikembalikan. Apalagi bila uang tersebut berasal dari pinjaman teman, kerabat, keluarga dan lainnya.

Kegagalan sebuah usaha modal kecil, tanpa modal atau lainnya dapat disebabkan beberapa hal. Agar bisnis tidak berhenti ditengah jalan, sebaiknya anda memulai dengan hal sederhana seperti mengetahui penyebab kegagalan sebuah bisnis.

7 Alasan Mengapa Bisnis Gagal Ditengah Jalan

Seperti pepatah yang sering disebutkan, sedia payung sebelum hujan. Dimana sebaiknya mempersiapkan diri sebelum melakukan pekerjaan tertentu agar siap menghadapinya. TErmasuk dalam soal berbisnis. Belajar menjalankan bisnis adalah salah satunya. Namun ada hal yang lebih penting lagi yaitu mengetahui seberapa jauh pesiapan yang telah anda lakukan sebelum menjalankan bisnis tersebut.

Dan berikut ini beberapa pertanyaan yang sebaiknya anda jawab sebelum berpikir untuk memulai memulai bisnis atau eralih haluan dari seorang karyawan menjadi pengusaha.

1.Apa Motivasi Memulai Bisnis

Setiap orang tentu memiliki motivasi tertentu saat melakukan berbagai kegiatan termasuk dalam hal bisnis. Anda bisa bertanya pada diri sendiri, apa motivasi anda sebenarnya saat akan menjalankan bisnis sendiri.

Ada yang menjawab tidak ingin memiliki atasan yang selalu memberi perintah. Ada juga yang sudah bosan menghadapi kemacetan setiap hari pada saat berangkat dan pulang kerja. Tidak sedikit yang menjawab ingin memiliki kebebasan finansial.

Namun motivasi ingin menjadi bos atau menghasilkan uang yang banyak pada umumnya bukan alasan yang layak untuk mulai bisnis sendiri. Seorang wirausahawan sejati memulai sebagai pengusaha dengan alasan untuk memperbaiki hidup seseorang dan bisa memberikan kontribusinya terhadap dunia.

Apapun motivasi yang anda miliki bisa beragam, namun anda harus pastikan bahwa anda benar-benar memilki alasan untuk memulai bisnis sendiri. Karena tanpa ada motivasi yang kuat, bisa saja anda kehilangan semangat ketika menghadapi masalah atau kesulitan dan tidak ingin meneruskan kembali usaha tersebut (baca : Kunci Usaha Sukses).

2. Apakah Ilmu Yang Dimiliki Telah Cukup

Ilmu adalah alat penting yang harus dimiliki setiap orang untuk menjalani hidup termasuk dalam soal mengejar peluang usaha. Bisnis yang akan dimulai harus memiliki dasar ilmu yang sesuai dan mencukupi. Tanpa ilmu yang tepat, maka bisnis akan segera bangkrut seumur jagung karena anda tidak mengerti bagaimana menghadapi kendala teknis, management, persaingan dan keuangan.

Periksa kembali seberapa besar ilmu yang telah anda kuasai untuk menjalankan bisnis tersebut. Lihat dari berbagai sisi terutama berdasarkan dengan rencana bisnis yang akan dijalankan. Apabila ilmu yang dimiliki masih kurang, anda bisa menunda pembukaan bisnis anda sampai anda memiliki kemampuan dan skill yang cukup.

3. Apakah Sudah Mengetahui Seluk Beluk Bisnis Yang Akan Dimulai

Setiap jenis bisnis memiliki ciri tersendiri. Bisnis mkanan tentu saja akan memiliki karakteristik yang berbeda dengan usaha di bidang otomotif. Begitu juga dengan buka usaha warnet akan memiliki pola usaha yang berbeda dengan jasa perbaikan komputer.

Biasanya perbedaan terletak dari bagaimana usaha tersebut melayani kebutuhan pelanggannya. Dengan cri tersebut maka akan ada perbedaan pula pada pola management, keuangan, promosi dan lainnya. Oeh karena itu, melihat dan mengamati bisnis milik orang lain (notabene adalah pesaing) yang sama dengan usaha yang akan dijalankan sangat penting.

Perhatikan bagaimana pesaing mengelola bahan baku, mengatur ruangan, memeberikan layanan pada pelanggan, bagaimana prosedur pemsanan barang atau jasa dan lainnya. Apabila bisnis yang akan anda jalankan masih memiliki banyak kendala, ada baiknya usaha tersebut ditunda atau bisa jadi dibatalkan.

4. Bagaimana Bisnis Akan Dijalankan

Mengetahui proses yang akan dilakukan sejak pertama kali melangkah untuk menjalankan bisnis sangat penting. Memiliki rencana bisnis atau business plan adalah keharusan. Data yang digunakan dalam sebuah business plan haruslah akurat dan bisa disesuaikan dengan kondisi yang nyata. Karena bila menggunakan data yang asal-asalan, tentu akan menipu anda dimasa depan karena melihat angka yang tidak sesuai dengan kenyataan.

5. Seberapa Tegar Anda Menghadapi Masalah Dan Persaingan

Masalah adaah bagian dari kehidupan manusia dan pastinya selalu ada dalam bisnis. Masalah yagn timbul pada saat menjalankan bisnis tidak akan pernah habis setiap harinya. Dan hampir tiap hari akan ada masalah yang timbul. Lalu apakah and sudah siap untuk mengahdapi permasalahan yang akan timbul dikemudan hari pada saat bisnis sudah berjalan?

Sebenarnya kekuatan seseorang menghadapi masalah bisnia atergantung pada bagimana orang tersebut memaknai “masalah” tersebut. Apabila “masalah” tersebut lebih dianggap sebagai batu ganjalan dripada sebuah tantangan, maka semangat seseorang akan mudah habis pada saat ada masalah yang timbul.

Namun bila masalah lebih dianggap sebagai tantangan dn ujian untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan skill, maka anda akan selalu senang dan siap untuk menjalankan usaha tersebut dalam jangka wangku yang lama. Karena kesenangan melakukan sesuatu dapat berubah menjadi sebuah hobi yang tidak akan habis kesenangan, tenaga dan waktu untuk mengerjakannya. Aplagi bila didorong dengan motivasi yang kuat.

6. Apakah Siap Untuk Letih Dan Kurang Tidur

SEbagai seorang entrepreneur, biasanya tidak memiliki jam kerja yang tetap setiap harinya. Kadang jam kerja bisa mulai ketika orang lain sudah pulang kantor. Bisa juga jam kerja hanya 2 atau 3 jam setiap harinya. Tapi kadang juga jam kerja bisa lebih panjang dibandingkan dengan mereka yang bekerja sebagai karyawan.

Oleh karena itu, kesiapan menghadapi pola kerja yang tidak teratur namun tidak lupa dengan target harus anda miliki sejak bisnis belum dimulai. Pada saat memulai usaha, bisa saja anda akan kaget dengan poa tersebut, tapi lama-lama anda akan mulai terbiasa. Siapkan mental dan pola pikir yang kuat menghadapi banyak perubahan pada awal berjalannya usaha, adalah sangat penting.

Dengan menjawab pertanyaan diatas sebelum anda memulai bisnis sendiri, bisa menjadi patokan seberapa anda siap untuk bertarung menghadapi ujian mengejar peluang usaha di dunia nyata. Selamat mencoba!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *